24 Mei 2018
kemarin Politeknik LP3I Bandung Mengadakan kegiatan rutin bulanan yaitu Malam
Bina Iman dan Taqwa / MABIT atau tepat
pada tanggal 8 Ramadhan 1939 H, kegiatan rutin ini diadakan setiap satu bulan
sekali gunanya untuk mencharge keimanan kita. Mahasiswa Politeknik LP3I Bandung
khususnya tingkat satu diwajibkan untuk bermalam dikampus yang nantinya akan
mengikuti beberapa rangkaian acara Mabit ini diantaranya bersilaturahim dengan
dosen pembimbing, mendengarkan tausiyah sholat berjamaah, dan tahajud berjamaah
juga ditutup dengan tausiyah pagi. Berbeda dengan Mabit bulan sebelumnya,
dibulan Ramadhan yang penuh berkah ini Kampus Politeknik LP3I Bandung
mengundang beberapa anak yatim dan juga membagikan THR, Selain itu juga
mengundang salah satu pembicara terkenal yaitu Muhammad Elvandi, Pria kelahiran
Bandung 1986 ini adalah lulusan dari Universitas Al-Azhar Mesir dan melanjutkan
pendidikan Institut Europeen des Sciences Humaines de Paris beliau juga merupakan
konsultan pendidikan dan keislaman untuk komunitas pekerja perusahaan
Internasional Total Paris, juga menjadi pembicara keislaman dan keindonesiaan
di KBRI Perancis, KBRI Autria, KBRI London, Forum Keislaman IWKZ Berlin, SGB
Utrech Belanda, KIBAR United Kingdom, dan beberapa komunitas muslim lokal di
Newcastle, Manchester, Glasgow dan Aberdeen. Selain menceritakan pengalaman
hidupnya beliau juga memberikan tausiyah bagaimana menjadi muslim yang
produktif pada bulan Ramadhan, karena selama Ramadhan tentunya kita sebagai
umat muslim berlomba-lomba melaksanakan ibadah dibulan yang mulia dan penuh
berkah ini dengan pahala berlipat ganda. Seharusnya setelah bulan Ramadhan
berlalu kita harus menjadi seorang muslin yang lebih giat lagi bukan malah
sebaliknya contohnya bekerja yang tadinya malas-malasan harus lebih rajin lagi,
tadarus yang hanya dilakukan satu bulan sekali hanya selama Ramadhan saja seharusnya
bisa dilakukan dibulan-bulan selanjutnya, karena selama bulan Ramadhan keimanan
kita telah diisi full dengan ibadah. Seperti yang beliau katakan muslim yang
berhasil adalah muslim yang dapat mengaplikasikan amalan selama satu bulan
ramadhan disebelas bulan berikutnya baru itu dapat dikatakan sebagai muslim
yang berhasil. Dari kegiatan mabit ini banyak sekali ilmu yang kita dapatkan
yang tentunya sangat bermanfaat bagi saya khususnya dan umumnya bagi mahasiswa
Politeknik LP3I Bandung. Acara mabit ini juga ditutup oleh ustad yang sangat
terkenal dan sangat menginspirasi kita semua yaitu Ust. Rahmat Baequni beliau menyampaikan
tausiyah dengan tema “Ramadhan is a Moment for Change”. Semoga dua pembicara
hebat ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua,dan semoga tulisan ini dapat
bermanfaat juga buat sahabat tinta.
Sampai jumpa
dicatatan berikutnya

Komentar
Posting Komentar