 |
| (Sumber : google) |
Pada era modern saat ini teknologi sudah semakin canggih, teknologi ini dirancang mengikuti perkembangan zaman, dimana kita berada di Generasi Z, yaitu generasi yang ingin serba instan atau generasi yang tidak lepas dari yang namanya gadget atau tidak dapat dipisahkan dengan internet, tak hanya anak muda yang merasakan dampak modernisasi teknologi tersebut tetapi juga berbagai kalangan.
Aktivitas seperti belanja online, memesan makanan, membayar tagihan bahkan belajarpun saat ini bisa dilakukan hanya dengan melalui satu genggaman,bisa dimana saja,kapan saja tanpa perlu repot datang langsung ketempatnya. Apalagi dalam situasi pandemi saat ini berbagai transaksi melalui internet sangat membantu mempermudah kita yang serba terbatas beraktivitas diluar rumah.
 |
| (Sumber : www.tintamelatiku.blogspot.com) |
Berbicara mengenai internet, salah satu aktivitas yang berkaitan dengan internet adalah transfer antar bank, saat ini kita tidak perlu repot datang ke mesin ATM untuk melakukan transaksi tersebut karena dengan adanya akses internet kita bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja, tapi meskipun dapat dilakukan dengan mudah melalui gadget dan internet seringkali kita merasa keberatan karena dengan melakukan transaksi transfer uang ke bank yang berbeda kita biasanya dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 6500. Mungkin bagi sebagian orang menganggap bahwa jumlah tersebut tidaklah besar namun jika transaksi dilakukan lebih dari satu kali, jumlah biaya admin yang dikeluarkan akan semakin besar. Namun tidak perlu khawatir, saat ini permasalahan tersebut sudah menemukan solusinya yakni adanya aplikasi yang dirancang khusus untuk orang yang sering melakukan transaksi transfer uang ke berbagai bank tanpa harus khawatir mengeluarkan biaya administrasi sepeserpun alias 0 rupiah.
 |
| (Sumber : google dan www.tintamelatiku.blogspot.com) |
Aplikasi tersebut adalah Flip, aplikasi ini didirikan pada tahun 2015, berawal dari fenomena sering banyaknya keluhan para nasabah bank terkait biaya administrasi transfer beda bank, beberapa Mahasiswa lulusan Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Komputer, yakni Rafi Putra Arriyan (Co-Founder dan CEO Flip) mengajak dua rekannya, Luqman Sungkar (Co-Founder dan CTO Flip) dan Ginanjar Ibnu Solikhin (Co-Founder dan CPO Flip) mengembangkan sebuah ide dan solusi untuk mengatasi keluhan tersebut dengan mendirikan Aplikasi Flip. Ide membuat aplikasi tersebut juga muncul berdasarkan pengalaman mereka ketika saling meminjam dan mentransfer uang ketika mereka masih duduk di bangku kuliah.
Flip merupakan aplikasi platfrom layanan transfer bank gratis. Dengan adanya aplikasi Flip ini dapat membantu para nasabah bank melakukan transfer ke berbagai bank berbeda yang terdaftar tanpa khawatir memikirkan biaya administrasi. Flip menjadi perantara transfer bank para nasabah, aplikasi ini sudah bekerja sama dengan beberapa bank yang ada di Indonesia diantaranya Bank BRI, Mandiri, BCA, BNI, BTPN dan masih banyak lagi.
 |
| | (Sumber : www.tintamelatiku.blogspot.com) |
|
Cara kerja Flip yaitu pengguna cukup melakukan transfer terlebih dahulu ke rekening Flip yang sama dengan rekening yang pengguna miliki, kemudian flip akan meneruskan uang yang dikirim pengguna ke rekening tujuan menggunakan bank yang sama dengan rekening tujuan. Mungkin sebagian orang masih belum memahami bagaimana proses kerja Aplikasi flip ini sehingga nasabah bisa terbebas dari biaya adminitrasi. Jadi, disini Aplikasi Flip memiliki berbagai macam rekening bank yang terdaftar, sehingga ketika kita akan melakukan transfer bank kita tinggal memilih rekening Flip yang sama dengan rekening bank yang kita miliki, jadi ini alasan mengapa tidak dikenakan biaya ketika menggunakan aplikasi ini.
Selain transfer bank flip juga memiliki fitur untuk isi saldo e-wallet (Dana, gopay, ovo dan shopeepay) pulsa, kuota internet dan juga token listrik.
Ketika baru menggunakan aplikasi Flip, pengguna akan diminta untuk melakukan verifikasi data diri terlebih dahulu, namun kita tidak perlu khawatir karena aplikasi ini sudah memiliki Izin lisensi dari Bank Indonesia sehingga aplikasi ini tentunya aman digunakan.
 |
| | (Sumber : google dan www.tintamelatiku.blogspot.com) |
Sebelum menjadi aplikasi yang sudah digunakan lebih dari 3 juta pengguna ini, perjalanan Flip tentunya tidak selalu semulus yang dibayangkan, diawal kemunculannya flip hadir dalam bentuk yang sangat sederhana, yakni para pengguna terlebih dahulu akan diarahkan untuk mengisi google form dan melakukan transfer, flip kemudian mentransfer uang ke rekening tujuan secara manual dengan memanfaatkan Internet Banking. Pada tahap awal aplikasi Flip ini banyak diminati kalangan mahasiswa, pada saat itu Flip mengelola pengiriman dana sebesar Rp. 60.000.000/hari hal ini menjadi tugas baru untuk Ari dan rekan-rekannya untuk bisa lebih menyempurnakan sistem program dan fitur aplikasi tersebut.
Dengan bermodalkan promosi via email dan whatsapp Flip pun menjadi semakin terkenal, yang akhirnya mendapatkan perhatian dari pihak Bank Indonesia (BI), merekapu diundang data ke Kantor BI untuk kemudian mempresentasikan sistem layanan aplikasi mereka. Kemudian BI meminta Flip menutup sementara layanan mereka saat itu juga, dan meminta mereka untuk mengurus izin ke Direktorat Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP). Kemudian Flip pun mengikuti aturan prosedur yang diberikan BI. Setelah melalui beberapa proses perkembangan akhirnya Flip mendapatkan izin resmi dari Bank indonesia pada tahun 2016. Tak berhenti disitu, lika-liku perjalanan flip nyatanya belum juga berakhir. Meskipun sudah mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia, Flip harus mengikuti aturan yang dimiliki BI yaitu melakukan verifikasi secara tatap muka dengan pengguna. Hal ini tentunya tidak mudah dilakukan, mengingat pengguna Flip berada di lokasi yang berbeda-beda. Flip sempat mengusulkan untuk melakukan verifikasi secara tatap muka namun ide tersebut ditolak oleh BI. Akhirnya mereka inisiatif untuk mengirimkan email kepada para pengguna pertama aplikasi flip untuk mengajak melakukan verifikasi secara tatap muka dilokasi tertentu, seperti stasiun kereta api. Pengguna yang datang bertemu pegawai flip untuk verifikasi hanya perlu menunjukan ktp aslinya yang kemudian nantinya akun flip yang mereka gunakan akan langsung aktif. Melihat banyaknya pengguna yang menggunakan perangkat mobile Flip terus mengembangkan programnya denga mulai membuat aplikasi berbasis mobile pada bulan desember 2016. Dengan adanya aplikasi Flip ini sangat membantu sekali masyarakat Indonesia untuk lebih menghemat biaya administrasi bank, kalo sudah ada yang gratis kenapa harus memilih yang bayar.
Meskipun telah melalui masa-masa sulit, flip tetap terus mengembangkan fitur dan layanan yang dimilikinya agar lebih baik dan bisa digunakan dengan aman, nyaman dan mudah oleh para pengguna setianya. |
Referensi :
https://joecandra.com/
https://nodiharahap.com/
https://www.petitum.id/
https://www.maxmanroe.com/
https://id.techinasia.com/
Komentar
Posting Komentar